Pulau Harapan i’m coming!!! ( part 1 )

kecripak, kecripuk  

Suara air mandiku yang berjatuhan. Sesaat aku mandi, bunda mengecek barang bawaannya & memikirkan akan naik kereta atau taksi, dan yang akhirnya memilih taksi karena kereta sudah mulai penuh. Kalau naik kereta akan repot karena membawa ransel berat. Saat ayah memesankan taksi, aku sholat, dan bunda sudah siap. Pukul 5:30, kami berangkat menuju Pelabuhan Sunda Kelapa. Selama di perjalanan aku tidur karena sebelum perjalanan ini aku begadang terus, mengerjakan tugas dari pra-eksplorasi0251ad83-4f8f-46dc-92a0-93332f255601.jpg

Rencana yang tidak terjalankan


Saat sampai di Pelabuhan Sunda Kelapa aku hanya diam menatap teman-temanku yang sedang ngobrol dengan yang lain, aku sampai di tanya “Syifa masih ngantuk ya ? ” jawabanku dengan lemas “iya”. Jam 7:45 kami sudah diatas kapal tapi ada beberapa yang belum datang, sampai kita bialang ” wah ini yang gak dateng gak ikut Eksplorasi ya ” itulah yang kami bilang kepada yang belum datang. Giliran udah mau jalan baru pada datang. Semua sudah berkumpul diatas kapal mari berangkattt.

Di perjalanan aku main apa aja, gak juga sih kita juga bikin tas yang bernama Furoshiki, dan menulis Journal. Kapal berhenti di Pulau Untung Jawa jam 10:30. Lalu berhenti lagi di Pulau Pramuka jam 12:00. Ternyata perjalanan 5 jam tidak terasa ! . Sekitar jam 1 kita sampai di Pulau Kelapa. Lalu kita meanjutkan perjalanan ke Pulau Harapan dengan berjalan kaki kira-kira 1 km lah. Saat sampai di Pulau Harapan kita di ajak untuk beristirahat di PKBM 36, kami di beri cemilan dan jus. Lalu kita lanjut jalan lagi ke Taman Nasional Kepulauan Seribu. Disana kami di beri makan siang, setelah itu kami Briefing bersama Kak Niar23244454_10214925386028181_4312984127582718498_n.jpg

©Puspitasari

petugas TN Kepulauan Seribu. Setelah itu kami berkenalan dan kerumah keluarga inang kami, aku tidur bareng Ratri & Tata. Setelah beristirahat di rumah inang kami, kami pun melanjutkan perjalanan untuk keliling pulau bersama-sama. Di tengah perjalanan kami melihat yang lain yang mau keliling pulau juga, jadi bareng – bareng deh. Di perjalanan kak Yudhis bertanya

Y : Mau lewat jembatan kayu itu gak ??

Kita semua : YUK !!

Kami pun melewati jembatan kayu itu yang cuman bisa satu kaki, sekali goyang jatuh langsung ke air karena jarak dari jembatan ke air cuman berapa senti, udah gitu airnya bau lagi. jembatan.JPG

          Jembatan bambu, hati-hati bang zaky, foto

Kita masih keliling pulau sampai menemukan sampah yang BERTUMPUK, ternyata itu mau di jadikan reklamasi

IMG_0452.JPG

Di perjalanan pulang kami melihat Anja, Katya, Abel ( AKA ) yang sudah mewawancarai beberapa orang, aku jadi teringat aku belum wawancara, jadi aku wawancaru 1 orang minimal.

Padahal cuman bercanda

Saat dikapal aku ada tugas untuk mewawancarai penumpang yang ada dikapal. Aku bingung mau wawancarain siapa ya” kataku di dalam hati , saat sedang mencari kebawah aku melihat Yla sedang mau naik keatas lalu aku bilang ” nah ini dia mbak nya ” tapi ada ibu-ibu yang tidak aku kenal, dia juga mau kebawah, tapi saat dia mendengar aku bilang itu dia langsung noleh dan bilang ” mau nanya-nanya ? kebawah dulu aja yuk. Dengan senang hati aku menerimanya, padahal tadi cuman bercada ama Yla malah di ajak 😀 .

Y : Mau nanya apa dek ?

S : Ibu namanya siapa?

Y : Yuli

S : Ibu mau kemana ?

Y : saya mau ke Pulau Harapan, saya tingga disana. saya habis dari jakarta suami saya kerjadi Marina Batavia

S : kenapa tinggal di Pulau Harapan ?

Y : Yaa karena saya orang sana, lahir juga disana

S : ohh begitu, itu saja ya bu terima kasih

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s