Outline output & Dummy output

OUTLINE OUTPUT

Output aku berupa :

  • E-Book
  • Foto

Yang akan di bawa ( yang penting ) :

  • Kamera : untuk mendokumentasikan
  • Alat tulis : untuk mencatat hasil wawancara, untuk merumuskan tulisan, dll
  • Tripod : untuk dudukan kamera saat mendokumentasikan

Yang butuh di foto :

  • Kondisi dermaga
  • Kondisi sekolahan
  • Kondisi di sekitar rumah penduduk
  • Kondisi homestay

Semua ini perlu di foto karena harus di masukan keceritaku dan harus mengetahui kondisi kebersihannya, petugas kebersihanya, pendukung kebersihan lingkungannya contoh : tempat sampah, poster tentang sampah, dan alat-alat kebersihan lainnya

Orang-orang yang akan di wawancarai:

  • Warga min 2
  • Ibu rumah tangga
  • Petugas kebersihan

List pertanyaan :

Yang pasti saya akan bilang : permisi boleh nanya-nanya ? Dan yang diakhiri OH seperti itu sepertinya itu cukup terimakasih 😀

Warga 

  • Namanya siapa ?
  • Sehari bisa jajan berapa kali ?
  • Lalu di buangnya kemana ?
  • Pernah liat sampah yang bertumpuk gak ? gimana perasaannya ?

 

Ibu rumah tangga yang mempunyai bayi

  • Maaf ibu namanya siapa ?
  • Umur
  • Punya anak tidak ?
  • Masih bayi atau tidak ?
  • Enak gak sih menjadi ibu rumah tangga ?
  • Bayinya di pakain popok gak ?
  • Popoknya yang sekali pakai atau dari kain ?
  • Popoknya dibuang kemana ? ( kalau pakai popok yang sekali pakai )
  • Dipisah gak sama yang organik ?
  • Tau gak kalau popok bayi bisa diapakan ?

 

Petugas kebersihan

  • Bapak/ibu namanya siapa ?
  • Umurnya ?
  • Sejak kapan jadi petugas kebersihan ?
  • Disini banyaknya sampah organk atau non organik ?
  • Kalau sampah nonorganik di apakan ?
  • Kalau yang oraganik ?
  • Sampah-sampahnya dibuang kemana ?
  • Dibakar atau diolah ?
  • Terus setelah di bakar diapakan ? ( kalau di bakar )

 

Dummy output

Pagi itu aku mewawancarai mas yang sedang berjualan buah.

Jadi aku wawancarai

Mas namanya siapa ?

+Raffi

Provesinya apa ?

+Masih kuliah, jual buah-buahan juga

Inikan jualan buah, buah buahannya langsung habis tidak dalam sehari ?

+tergantung sepi ramainya pendatang

Kalau tidak habis / sudah busuk diapakan ?

+kalau yang masih bagus dijadikan jus tapi kalau yang busuk akan di jadikan pupuk.

Gimana cara bikin pupuknya ?

+Buah-buahnya di biarin 1 bulan lalu di taruh di tanahnya. tapi kita gak pake bahan kimia gitu tanamannya misalnya itu pestisida.

Kalau di jadikan jus di jual lagi atau buat sendiri ?

+Dijual lagi.

Itu dia hasil wawancara aku

Aku kira orang itu kalau buahnya sudah busuk akan dibuang saja ternyata tidak, dia menjadikan buah yang busuk menjadi pupuk.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s