Zero waste advanture with kak Siska Nirmala

Hari ini ( tgl 28 maret 2018 ) aku dan teman-teman akan menambah ilmu dari kak Siska atau nama panggilannya Kak Pieta, dengan mendengarkan ceritanya ke gunung tanpa sampah !. Dengan beberapa tahun, kak Pieta bisa hidup zero waste.

Continue reading “Zero waste advanture with kak Siska Nirmala”

Iklan

Bye-bye IPB

Pagi ini aku bangun dan langsung sholat, tapi aku lemas jadi kak Dinda menyemangatkan. Saat aku ambil wudhu aku merasa EMMM!! gitu karena ambil wudhu nyeker kebawah.

Setelah bersiap-siap kami bermain sambil olahraga, kita bermain lempar bola.                  Setelah itu kami pengamatan pagi, di pengamatan pagi ini kami akan menambil jejak yang kemarin kami cetak, ya aku tahu kalau belum kering, kering gak kering kita tetap harus mengambilnya karna siangnya akan pulang. Di pengamatan ini kami mendapat Belalang pedang, yang diatasnya ada laba-laba yang menyatukan kakinya.

Diperjalanan pulang kami menemukan kupu-kupu !, awalnya Anja berusaha menangkapnya, lalu Michele mencobanya dan dapat!, Yeay.

API !!!

Setelah berpetualang kami sarapan, dilanjut dengan belajar api.                                          Di materi kali ini, kami diajarkan membuat api unggun, cara memasak nasi, dll.                Di materi ini aku juga belajar nyalain korek yang di cetek

Setelah di ajarkan tentang api, kami LOMBA MASAK !!!.

Tim kami memasak :

  • Telor orek
  • Telor pedes
  • Capcay
  • Nasi

Nasi kami kelihatannya yang terbaik, dan kami menang dalam lomba masak 👏 yeay senangnya bisa mendapat hasil terbaiq. Hadiahnya untuk di makan bersama semangkanya.

Seharusnya ada upacara lagi, tapi ternyata gak ada, padaha aku pengentau jadi pembacanya 😢. Ya jadinya kami makan siang di kantin IPB, tapi karena tadi kami masak jadi tidak beli.

Sudah menujukan waktu jam 4, dan aku beru teringat di jadwal harusnya jam satu kami sudah berjalan pulang, tapi.. mungkin karena waktu menjelaskan api kelamaan ?, udah gitu Orang tuaku sudah menunggu di Tanjung Barat pula…

Selama di perjalanann kereta aku dan Trisha ngobrol terus. Tapi tiba-tiba aku merasa ada yang kurang di kereta, ternyata Husayn, Ibrahim, Vito, Ariq ketinggalan di bogor !!! hayayaya kok bisa gitu.

Ya jadi kami ( aku, Fattah, Naufal, Sovi, Khansa, Fakhri ) baru sampai jam 6 an di Stasiun Tanjung Barat.

Sampai rumah aku di omelin 😭

 

 

                                     THE END

Hari gatel!!!

Pagi ini aku berangkat jam 6 dari rumah karena jam 7.30 harus sudah di Stasiun Tanjung barat.

Jam 7.30 aku sampai di Stasiun Tanjung barat. Di stasiun sudah ada Khansa, Sovi, Fattah, Fakhri, Ariq, Vito. Kereta tujuan bogor sudah mau datang, tapi Ibrahim belum datang. Hampir saja kami mau meninggalkan Ibrahim, tapi pintu keretanyaa tertutup cepat.

 

Selesai kejadian itu, Ibrahim baru datang. Setelah itu kami naik bersama – sama.              Selama di perjalanan aku hanya bengong, ngeliatin semua pada main HP. Aku jadi jalan – jalan aja di kereta. Jam 9 kami sampai di Stasiun Bogor. Semua sudah sampai, tinggal Kezia yang belum.

Saat semua sudah lengkap kami pun keluar Stasiun dan naik angkot. Angkot pertama : Stasiun – Terminal angkot. Angkot kedua : Terminal angkot – kampus dalam

Setelah berganti 2 kali angkot akhirnya kami sampai di Kampis IPB. Setelah berjalan 1 KM kami akhirnya sampai di tempat penginapan. Disana banyak anjing, jadi aku sangat berhati – hati berjalan.

Setelah itu kami upacara, dan di jelaskan kegiatan yang akan dilakukan.                       Lalu ada presentasi tentang ekspedisi yan akan anak penggalang lakukan.

Jejak apa nih kak ?

Setelah beristirahat kami lanjut Belajar cara mencetak jejak kaki dengan gypsum, tapi ada kakak yang bilang itu adalah SEMEN PUTIH, padahal beda jauuuuuuuhhhhhhhhhh. Selanjutnya pengamatan siang, ke hutan kecil IPB. Saat masuk aku pun terkejut ” WOW !!!” ini seperti masuk kedalam hutan rimba ! ( aih lebay amat ) Tapi emang bener, saat masuk di sambut dengan akar gantung libat, fresh air, dan banyak lagi. Tapi untungnya kita gak di tempat yang banyak kodok dan uler. Dateng – dateng di tempat yang lebih luas, kami menemukan jejak kaki Harimau Sumatra ! dan jejak rusa ???

S : kak ini beneran jejak kaki ?? ada harimau kak disini ??? Dan ada Rusa ??

K : *Tersenyummalu

Ya, kami akan mencetaknnya dengan GYPSUM. Gypsum akan mengering 24 jam.          Saat pengamatan siang kita semua gatel-gatel !.                                                                       Kita tidak dapat memegang hewan yang ada disana karena gak dapat, tapi banyak burung diatas. Kami pulang dan meminum madu dari Bunga Soka.

Mandi tuh apa

Setelah berpetuang kami pun bersih – bersih. Ada yang mandi, ada yang engak, ada yang ganti baju saja. Karena kebiasaan aku tidak mandi saat kemping, ya terjadilah seperti ini.

Setelah itu, kami pun melaukan pengamatan malam, tepatnya jam 8. Di pengamatan malam ini kami di pandu juga oleh kakak yang bernama Kak Bambang. Yes di pengamatan malam ini kami mendapat beberapa satwa yang ada disana.

  • Cicak batu
  • Tokek
  • Laba – laba
  • Kecoa hutan

Dan masih banyak lagi. Di malam itu aku baru berani pegang cicak, dan rasanya bikin ketagihan !, karena tekstur berutnya yang lembut, tidak lengket seperti cicak rumah, pokoknya beda jauh deh sama cicak rumah !. Dan hal yang sama, gatel -gatel !

Jam 9 kami pun sampai di aula tempat kami tidur. Aku bergeas untuk sholat Isya tapi… aku agak ragu untuk ambil wudhu karena anjing naik-turun tangga, lalu keatas gak boleh pake sendal. Gimana gitu ya mau sholat, karena udah ambil wudhu naik, bareng liur anjing begitu ?.

 

 

                                        THE END

 

 

 

 

SI PENGHASIL OKSIGEN

Whoam……. pagi ini aku harus siap lebih awal karena mau pramuka, kenapa lebih awal, karena tempatnya jauh… di jakarta timur sana…

Eeeehh gak ada yang nanya ya ? 😅

Jadi hari ini aku ada kegiatan pramuka di Rumah inpirasi. Kami belajar bersama kakak Skala yang baik hati 😊.

Minggu ini kami belajar tentang “SI PENGHASIL OKSIGEN”

Jadi kamk mengumpul kan data tentang pohon yang sedah di amati                            contoh: pohon jambu, kulitnya kasar, buahnya enak, dll

Kebetulan aku sekelompok bersama Khansa dan Anja. Anja ngitung, Khansa gambar, aku yang membantu menjawab pertanyaan. Kami memilih pohon jambu yang akan kita amati. Setelah itu kami pun presentasi, kami membawa contoh buah dan daun pohon jambu.

POHON JAMBU

  • daunnya saat di remas bau seperti jambu
  • daunnya menyirip, & berwarna hijau
  • pohonnya bertekstur agak kasar
  • warna pohonnya cokelat tua
  • buahnya bisa dimakan
  • buahnya berbentuk cu

Setelah presentasi kami di beri PR, PRnya adalah mengamati tumbuhan, lalu di catat.

 

 

Go to kemping ceria ( day 1 )

pagi yang segar untuk pergi. Hari ini aku dan ibuku akan kemping ceria bersama anak-anak Pramuka Oase. jam 6:00 kami pun jalan, ehhh tapi tongkat pramuka tertinggal. Setelah mengangambil tongkat kamipun jalan ke depan kantor Walikota. Disana kami bertemu dengan om Fitra & numpang naik mobilnya sampai kemang. Continue reading “Go to kemping ceria ( day 1 )”

bye-bye pulau Harapan :'( Day 4

Kami pamit dulu ya bu, tapi sebelumnya kita foto keluarga dulu ya

i : yah bapaknya udah melaut

s : hmmm gak papa deh kita ber4 aja

Pagi itu aku gak mandi, eh semua deng 😀

DSC02759keluarga inang ku ©kak lini

Setelah berpamitan kami pun jalan ke rumah kakak mentor tapi udah gak ada, kita lang sung jalan ke jembatan menuju Pulau Kelapa. Ternyata udah pada di situ, abis itu kita jalan lagi ke dermaga Pulau Kelapa.

Jam 1 kami pun sampai di Pelabuhan Sunda Kelapa. Lalu anjut jalan menggunan bus, sehabis itu lanjut jalan lagi ke stasiun Kota. Aku ( lupa turun di mana ). Setelah itu aku lanjut naik transjakarta sampai terminal Pinang Ranti. Lalu aku di jemput sama ayahku sampai ke rumah nenek aku.

Harinya bekerjaaaaa Day 3 ( part 1 )

Hooaamm… Pagi itu, aku bangun sendiri, lalu ibu inangku selalu mengingatkanku untuk sholat, ” Sipa sholat ” itu ucapan sang ibu inangku. Setelah itu pun aku ganti baju ( Gak mandi ), lalu ditanya lagi oleh bapak inangku ” sipa dah siap belum, kalau udah kita jalan”. Aku pun menjawab ” sudah pak ! “.   Terus ditanya lagi ” bener nih gak mau ikut melaut “. Aku pun menjawab ” tidak pak, karena saya masih banyak yang mau ditanya-tanya “. Aku diantar ke rumah bu Umamah untuk wawancara. Aku kira bapak inangku langsung mau pulang karena mau melaut bersama Tata & Ratri, jadi aku agak nyantai ngobrolnya bersama bu Umamah, ternyata eh ternyata bapak inangku nungguin. Setelah itu, aku diajak ke pengelolahan sampah, di sana aku banyak bertanya tentang sampah, mesin pengolahan sampah ( biji plastik ) dan mesin incinerator ( L – Box ). Setelah itu aku pun pulang sambil dijelasin oleh bapak inangku tentang sampah. Waahhh pokoknya hari itu aku mendapatkan informasi.

bu umamah.jpg

Bu Umamah