bye-bye pulau Harapan :'( Day 4

Kami pamit dulu ya bu, tapi sebelumnya kita foto keluarga dulu ya

i : yah bapaknya udah melaut

s : hmmm gak papa deh kita ber4 aja

Pagi itu aku gak mandi, eh semua deng 😀

DSC02759keluarga inang ku ©kak lini

Setelah berpamitan kami pun jalan ke rumah kakak mentor tapi udah gak ada, kita lang sung jalan ke jembatan menuju Pulau Kelapa. Ternyata udah pada di situ, abis itu kita jalan lagi ke dermaga Pulau Kelapa.

Jam 1 kami pun sampai di Pelabuhan Sunda Kelapa. Lalu anjut jalan menggunan bus, sehabis itu lanjut jalan lagi ke stasiun Kota. Aku ( lupa turun di mana ). Setelah itu aku lanjut naik transjakarta sampai terminal Pinang Ranti. Lalu aku di jemput sama ayahku sampai ke rumah nenek aku.

Iklan

HARINYA BEKERJAAAAA DAY 3 ( PART 2 )

Setelah wawancara banyak orang aku & bapak inang ku pulang Tata & Ratri pun menghilang, kata ibunya tadi pergi bareng yang ada putih-putihnya di jidat ( Kak Kira ).

Setelah mencari sampai ke pinggir pantai mereka pun pulang. Setelah mereka berangkat aku pun juga keluar mau main, kebetulan ada Anja & Abel ( AA ) jadi kita main bareng – bareng deh. Tapi sebelum ketemu mereka aku di panggil oleh bapak-bapak yang ada di saung.” Adek libur ya ? ” pertanyaan si bapak itu, aku pun menjawab ” enggak kami ini sekolah dirumah jadi gak libur pak, kami juga kesini bukan mau liburan tapi mencari tahu apa yang ada disini ” Lalu ia bertanya lagi dibantu jawab juga oleh Abel

B : emang kesini ongkos berapa ?

S : gak tau, itu ada yang ngurus lagi. jadi kami membuat festial untuk mengumpukan uang untuk kesini pak

A : (mengulangi perkataan ku, karena sang bapak belum mengerti )

B : ohhh

Setelang berbincang dengan bapak itu kami pun mengambil makan siang untukmakan bersama. setelah makan kami pun bermain, bermain ke taman terpadu, “untung aja ayunannya kosong jadi bisa di mainin deh” ujar ku

Kami pun bermain sampai puas, sampai Abel main ketempat lain. Aku dan Anja pun berkeliling, lalu aku bertemu dengan ibu ku, lalu ibuku bilang ” ke tempat penangkaran penyu yuk “. Yaudah kami pun mengajak abel lalu siap-siap. Saat sudah di tengah perjalanan saya pun lupa membawa kamera, uwa jadi ambil dulu.

Uyey udah sampai !, di tempat penangkaran penyu ada 2 jenis penyu yaitu : penyu hijau & sisik, lalu ada hiu, tapi tidak menyakitkan & lupa namanya. Disana kami bertemu dengan kak Gozhali lagi !!. Setelah itu kami pun ke tepi pantai yang banyak jajanan nya, aku bertemu dengan kakak mentor dan aku ditanyain tentang hasil ku hari ini. disana aku pun beli cilok 😛 . Saat itu aku juga wawancara tentan perasaan mereka terhadap sampah. Tapi di tengah obrolan aku pun lupa sholat !!!Sangking aku asyik wawancara & bermain, sampai aku lupa untuk sholat !!!, yah udah adzan. Satelah itu aku lupa sholat lagi !!! gara-gara kesantaian makan malam 😥 . Selepas itu aku mendengar suara adzan isya, aku pun juga buru-buru ambil air wudhu karena mau menulis refleksi juorna di rumah kakak mentor.

Harinya bekerjaaaaa Day 3 ( part 1 )

Hooaamm… Pagi itu, aku bangun sendiri, lalu ibu inangku selalu mengingatkanku untuk sholat, ” Sipa sholat ” itu ucapan sang ibu inangku. Setelah itu pun aku ganti baju ( Gak mandi ), lalu ditanya lagi oleh bapak inangku ” sipa dah siap belum, kalau udah kita jalan”. Aku pun menjawab ” sudah pak ! “.   Terus ditanya lagi ” bener nih gak mau ikut melaut “. Aku pun menjawab ” tidak pak, karena saya masih banyak yang mau ditanya-tanya “. Aku diantar ke rumah bu Umamah untuk wawancara. Aku kira bapak inangku langsung mau pulang karena mau melaut bersama Tata & Ratri, jadi aku agak nyantai ngobrolnya bersama bu Umamah, ternyata eh ternyata bapak inangku nungguin. Setelah itu, aku diajak ke pengelolahan sampah, di sana aku banyak bertanya tentang sampah, mesin pengolahan sampah ( biji plastik ) dan mesin incinerator ( L – Box ). Setelah itu aku pun pulang sambil dijelasin oleh bapak inangku tentang sampah. Waahhh pokoknya hari itu aku mendapatkan informasi.

bu umamah.jpg

Bu Umamah

 

 

 

Snorkeling ! Day 2 ( part 1 )

Set, set, set

Pagi hari aku sholat subuh lalu ganti baju renang. Waduh ini mah gak dapet ayunannya

Obrolan malam itu…

R : Kita harus bangun pagi agar mendapatkan ayunan !

T : Setuju !

S : Setuju !

Tapi… saat kami datang ke taman terpadu

Yah udah rame. Hiks, Yaudah lah emang udah jalannya kita tidak dapat ayunanKita emang disuruh kakak mentor untuk berkumpul di pelabuhan pagi – pagi, untuk ke Pulau Kayu Angin Bira.

Sesampainya kita di Pulau Kayu Angin Bira kami mengumpukan sampah yang ada disitu. Sedih deh ngeliatnya padahal itu zona inti loh! tapi kotor sangat. Ada yang ngumpulin 2 karung satu karung yang berisi sampah, wah banyak deh tapi itu belum bersih loh !. Pulau Kayu Angin Bira itu tempat penetasannya penyu.

DSCN0192.JPGFoto by ©kaysan

Di sana kami juga dijelaskan tentang penyu-penyu, di sana ada tempat penyu menaruh telur-telurnya !.

Snorkeling

AAAAAAAAAAAaaaaaAAa…..

” Ayo, ayo ambil snorkel & finnya udah miring nihh”, ujar kakak mentor. Perahu pun miring kekanan karena semua pada kekanan, aku udah pengen nyebur.

 

Saat mau nyemplung aku pun ragu, ” ni kena trumbu karang kagak ya ? ” perkataan ku di dalam hati. Ya tapi tetap saja aku pun loncat dari kapal ke laut menggunakan alat snorkeling & life jacket. Whoa ternyata seru ya snorkeling bisa meihat ikan kesana – kemari & trumbu karang . Kami pun diberi penjelasan tentang yang ada di dalam laut oleh kak Gozhali, pokoknya seru deh !. Yang tadinya gak mau snorkeling cobain dulu deh pasti ketagihan.

Setelah snorkeling kami pun ke Pulau Perak. Saat sudah sampai, uwah ngeliat ada ayunan langsung mainin dah. Disana kami makan siang, & main. Loncat dari jembatan, Snorkeling di tepi pantai. Ada yang nemu bulu babi/landak, Terus di taruh di tepi pantai di bolak-balikin terus ada yang batah bulunya. Aku langsung merinding 😛 .

 

DSCF1607.JPG

foto by ©Adiva

Setelah puas bermain kami pun pulang ke Pulau Harapan. Selama di perjalanan…. ” deg, godeg, godeg, godeg ” uwah yang duduk diatas mesin bakalan gak denger apapun, makannya aku pindah kedepan karena ingin mendengarkan kakak yang sedang menjelaskan.

“Eh, eh, eh itu ada prosotan langsung ke laut ! ” Wahh, kita mampir kesana gak ?, ucap ku dan yang lain. Tak ada jawaban, tapi kapalnya mengarah kesana ( Pulau Putri ), kami sudah senang mau kesana. Tapi ternyata……, kapalnya menjauh ” Yahhhhhh ” Sahut kami semua.

 

Hasil output ku

Selama Eksplorasi di pulau harapan aku sudah mewawancarai beberapa orang

  1. Bu Umamah, tentang daur ulang sampah. Ibu Umamah, ketua kelompok penggerak daur ulang sampah di Pulau Harapan
  2. 5 orang warga pulau, mengenai perasaan mereka tentang sampah
  3. 2 orang pemulung
  4. 1 orang pengelola pengelolahan sampah
  5. 2 warga tentang kebiasaan mereka membuang sampah

Hasil yang aku dapat selama ekplorasi akan dirangkum dan ditampilkan berbentuk animasi dan jurnal.

Aku memutuskan isi animasi dan jurnal akan lebih banyak tentang daur ulang sampah menjadi hasil karya kreatif, karena data yang aku dapat lebih lengkap dan mendalam tentang bahasan itu.

Alur cerita:

scene 1 : Penjelasan singkat tentang pulau harapan

scene 2 : Perjalanan sampah ( rangkuman hasil wawancara dengan pemulung dan orang di pengolahan sampah )

scene 3 : Hasil jawaban wawancara tentang perasaan

scene 4 : Hasil wawancara ibu umamah

scene 5 : Proses pembuatan daur ulang kreatif

scene 6 : Closing

Foto-foto akan aku selipkan di animasi dan dimasukan di jurnal sebagai bukti dan pelengkap isi jurnal.

 

∧Diatas itu adalah kerangka berpikir saya , Terima kasih 😀

Salam Pramuka !!!

Sampah Tak Bertuan… Pulauku, Harapanku

Disini sampah, disana juga, disitu juga, ya-ampun padahal ada tempat sampah di dekatnya, kenapa masih buang sembarangan sih ?. Tahu gak apa dampak buruknya kalau buang sampah sembarangan ? yup Banjir !. Lha kok bisa banjir ? kan bukan buang di selokan ?, ini jawabannya, saat hujan sampah-sampah yang ada di jalanan akan terbawa air keselokan, lalu sampah-sampah itu akan berkumpul di selokan, saat hujan lagi banjir bisa saja datang. Continue reading “Sampah Tak Bertuan… Pulauku, Harapanku”